Leverage adalah rasio yang memungkinkan Anda mengontrol posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil. Misalnya, dengan leverage 100:1, Anda dapat memperdagangkan posisi $100.000 dengan menyetor margin sebesar $1.000.
Bagaimana leverage bekerja
Saat Anda membuka posisi dengan leverage, Anda menyetor sebagian kecil dari ukuran posisi penuh yang disebut margin. Pialang Anda meminjamkan sisanya. Anda menyimpan semua keuntungan atau kerugian pada seluruh posisi, bukan hanya pada margin Anda.
Keuntungan dan kerugian yang diperbesar
Pergerakan harga 2% yang menguntungkan Anda menghasilkan 2% pada seluruh posisi $100.000, bukan hanya $1.000. Tetapi ini berlaku dua arah: pergerakan 2% yang merugikan Anda akan menghabiskan 200% dari margin Anda. Ketika saldo margin Anda turun di bawah ambang batas, pialang Anda akan mengeluarkan panggilan margin—meminta Anda untuk menambah dana—atau menutup posisi secara otomatis pada harga pasar.
Mengapa trader menggunakan leverage
Leverage memungkinkan trader untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga kecil tanpa menggunakan modal besar. Pergerakan 1% pada pasangan forex adalah hal biasa; dengan leverage, ini mewakili uang yang signifikan. Hal ini membuatnya berguna untuk memanfaatkan volatilitas pasar yang normal.
Menggunakan leverage dengan bijak
Leverage tinggi lebih berisiko bagi trader yang tidak berpengalaman karena volatilitas dapat dengan cepat memicu panggilan margin. Leverage yang lebih rendah (10:1 atau 20:1) memberikan lebih banyak ruang gerak selama fluktuasi pasar normal. Alat penting termasuk pesanan stop-loss, penentuan ukuran posisi yang tepat, dan rencana untuk membatasi risiko per perdagangan.







