logo
Glossary term

Revaluasi

Revaluasi adalah penguatan resmi nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang lainnya, yang biasanya diprakarsai oleh pemerintah atau bank sentral. Hal ini meningkatkan daya beli mata uang, membuat impor lebih murah bagi konsumen dan bisnis. Namun, revaluasi membuat ekspor suatu negara menjadi lebih mahal bagi pembeli asing, yang berpotensi merugikan industri ekspor.

Bagi para trader forex, revaluasi menciptakan peluang dan risiko: ketika mata uang menguat, trader yang memegangnya dapat memperoleh keuntungan, sementara eksportir dan mereka yang melakukan short selling mata uang tersebut menghadapi kerugian. Revaluasi sering kali memicu volatilitas nilai tukar dan pergerakan harga yang tiba-tiba, terutama jika para trader mengantisipasi hasil yang berbeda. Pernyataan bank sentral dan keputusan kebijakan adalah pendorong utama—para trader memantau ini dengan cermat untuk memprediksi pergerakan mata uang.

Revaluasi berbeda dari devaluasi (melemahnya mata uang) dan dari penetapan nilai tukar (menetapkan nilai tukar pada tingkat resmi). Memahami sikap bank sentral terhadap revaluasi sangat penting untuk mengantisipasi pergerakan pasar mata uang. Dampak yang lebih luas merembet melalui neraca perdagangan internasional, arus investasi, dan pasar modal secara global.