logo
Glossary term

Firma Prop

Perusahaan perdagangan propietary (firma prop) adalah perusahaan keuangan yang memperdagangkan modalnya sendiri alih-alih dana klien. Firma prop menawarkan kepada trader akses ke leverage yang signifikan, platform canggih, dan riset—dengan keuntungan biasanya dibagi antara trader dan perusahaan berdasarkan kontrak mereka.

Cara Kerja Firma Prop

Saat Anda berdagang dengan firma prop, Anda menerima alokasi modal firma untuk diperdagangkan. Keuntungan Anda dibagi dengan firma sesuai dengan perjanjian yang telah ditentukan sebelumnya, dengan pembagian bervariasi berdasarkan firma dan tingkat kinerja. Anda memperdagangkan uang firma, bukan uang Anda sendiri, yang menghilangkan hambatan modal pribadi tetapi memerlukan kepatuhan terhadap aturan risiko yang ketat.

Fitur Utama Firma Prop

Leverage: Firma prop menyediakan leverage substansial, memungkinkan Anda mengontrol posisi yang lebih besar daripada yang diizinkan oleh perdagangan ritel. Ini memperbesar potensi keuntungan dan kerugian, membutuhkan manajemen risiko yang disiplin.

Alat Canggih: Akses ke platform perdagangan kelas profesional, riset pasar, dan teknologi yang akan sulit didapatkan oleh trader individu secara mandiri.

Batas Risiko: Firma prop memberlakukan aturan manajemen risiko yang ketat—batas kerugian harian, batasan ukuran posisi, dan pembatasan penarikan—untuk melindungi modal mereka.

Pembayaran Berbasis Kinerja: Penghasilan Anda terkait langsung dengan hasil perdagangan, mendorong perdagangan yang menguntungkan dan kinerja yang konsisten.

Tantangan dan Risiko

Leverage yang ditawarkan oleh firma prop memperbesar kerugian serta keuntungan. Seleksi ke sebagian besar firma prop bersifat kompetitif, mengharuskan trader untuk lulus tes evaluasi atau membuktikan rekam jejak. Anda juga berbagi keuntungan dengan firma alih-alih menyimpan semua keuntungan, dan batas kerugian dapat menghentikan perdagangan jika Anda mencapai ambang batas penarikan harian atau bulanan.

Firma Prop vs. Perdagangan Ritel

Trader ritel menggunakan modal mereka sendiri dengan leverage yang disediakan broker (biasanya lebih rendah di pasar yang teregulasi). Trader firma prop mendapatkan akses ke leverage yang lebih tinggi dan sumber daya profesional tetapi melepaskan kepemilikan modal dan membagi keuntungan dengan firma. Dana lindung nilai beroperasi serupa tetapi mengelola modal investor, sedangkan firma prop memperdagangkan uang mereka sendiri.