ProForexBrokers
Glossary term

Risiko Kredit

Risiko kredit adalah risiko bahwa peminjam akan gagal membayar kembali pinjaman atau memenuhi kewajiban keuangan, menyebabkan pemberi pinjaman kehilangan uang. Dalam perdagangan forex, risiko kredit muncul ketika Anda menggunakan leverage—meminjam dana dari broker Anda untuk mengontrol posisi yang lebih besar daripada yang diizinkan oleh deposit Anda. Risiko muncul dalam dua bentuk: risiko bahwa kerugian melebihi dana pinjaman Anda, memaksa Anda untuk membayar lebih dari yang Anda investasikan, dan risiko bahwa broker Anda sendiri menjadi bangkrut dan tidak dapat mengembalikan deposit Anda.

Bagaimana Risiko Kredit Terwujud dalam Perdagangan

Ketika Anda membuka perdagangan dengan leverage, Anda menjadi peminjam. Jika perdagangan bergerak melawan Anda, saldo akun Anda menyusut. Setelah kerugian menghabiskan penyangga margin Anda, broker Anda mengeluarkan panggilan margin—meminta Anda untuk menyetor dana tambahan atau menghadapi likuidasi posisi otomatis untuk menutupi kerugian. Jika broker Anda menghadapi masalah keuangan atau kebangkrutan, Anda menghadapi risiko pihak lawan: dana Anda dan keuntungan apa pun dapat dibekukan atau hilang sama sekali, terlepas dari kinerja perdagangan Anda.

Mengelola Risiko Kredit

Minimalkan risiko kredit dengan menggunakan leverage yang konservatif, jangan pernah meminjam lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan sepenuhnya. Pantau status peraturan dan reputasi keuangan broker Anda; broker yang teregulasi dengan baik biasanya menghadapi persyaratan modal dan aturan akun terpisah yang melindungi dana klien. Atur pesanan stop-loss untuk membatasi kerugian per perdagangan dan hindari panggilan margin. Pahami bahwa leverage yang lebih tinggi memperkuat keuntungan dan kerugian, menjadikan ukuran posisi—bukan hanya perdagangan yang menang—kunci untuk bertahan dari penurunan.